BANDUNG, PENA PENDIDIKAN – Jawa Barat (Jabar) menunjukkan performa gemilang pada ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Pendidikan Khusus Tingkat Nasional Tahun 2026. Hingga saat ini, Jabar berada di posisi teratas klasemen sementara dengan koleksi lima medali emas, dua perak, dan satu perunggu.
Capaian tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan peserta didik berkebutuhan khusus di Jawa Barat. Prestasi para siswa tidak hanya lahir dari kemampuan individu, tetapi juga melalui proses pembinaan dan pendampingan yang dilakukan secara konsisten oleh guru serta sekolah.
Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat, Firman Oktora, mengapresiasi capaian yang telah diraih para peserta didik. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan buah dari kerja keras siswa, guru pembimbing, dan pihak sekolah dalam mempersiapkan peserta menghadapi kompetisi tingkat nasional.
“Ini capaian luar biasa. Selamat kepada para pemenang dan Bapak/Ibu Guru yang sudah mendampingi dan membimbing dengan baik,” ujar Firman saat menghadiri Penyerahan Penghargaan kepada Siswa SLB di Aula Ki Hajar Dewantara Kantor Disdik Jabar, Kota Bandung, Rabu (12/8/2026).
Meski untuk sementara berada di puncak klasemen, Firman mengingatkan bahwa posisi tersebut belum menjadi hasil akhir. Sebab, penghitungan perolehan medali FLS3N tingkat nasional dilakukan secara akumulatif dari seluruh jenjang pendidikan.
Sementara itu, rangkaian FLS3N untuk jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK masih berlangsung. Karena itu, posisi klasemen masih berpotensi mengalami perubahan hingga seluruh pertandingan dan perlombaan selesai.
Selain memberikan apresiasi atas prestasi di tingkat nasional, Disdik Jabar juga menyerahkan penghargaan kepada peserta didik yang berhasil meraih juara I, II, dan III dalam FLS3N, Lomba Kompetensi Siswa (LKS), serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Pendidikan Khusus Tahun 2026 tingkat Jawa Barat.
Firman menegaskan, pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan sekolah yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk terus berlatih, mengasah kemampuan, dan mengembangkan potensi masing-masing.
“Terima kasih kepada sekolah yang sudah mendukung, guru-guru dan murid untuk berlatih, mengantarkan mereka sampai meraih prestasi di tingkat tertinggi,” katanya.