BANDUNG, PENA PENDIDIKAN – Sebanyak 20 siswa SMKN 9 Bandung mendapat kesempatan merasakan langsung atmosfer dunia kerja melalui kegiatan Coffee Corner atau Beverage Business Project di Braga City Walk, Bandung, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Bantuan Pemerintah Pembelajaran Berbasis Projek pada Keahlian Khusus dengan fokus okupasi barista. Berbeda dengan praktik di lingkungan sekolah, kali ini para siswa harus berinteraksi langsung dengan konsumen sekaligus menjalankan aktivitas layaknya sebuah usaha minuman.

Para siswa Konsentrasi Keahlian Kuliner dibagi ke dalam sejumlah peran yang menunjang operasional. Mereka tidak hanya dituntut mampu membuat dan menyajikan minuman, tetapi juga belajar memberikan pelayanan, berkomunikasi dengan pelanggan, hingga menjalankan fungsi pemasaran.

Konsep pembelajaran tersebut disusun bersama mitra dunia kerja agar pengalaman yang diperoleh siswa semakin mendekati kondisi industri sebenarnya. Dalam pelaksanaannya, siswa juga memperoleh arahan dan pendampingan dari praktisi di bidang kopi.

Pengalaman berinteraksi dengan konsumen menjadi salah satu hal yang paling dirasakan para siswa.

Kinanti Dwinandila, salah seorang peserta, mengungkapkan bahwa praktik di ruang publik menghadirkan tantangan sekaligus pengalaman baru.

Menurutnya, praktik di sekolah cenderung berlangsung dalam lingkungan yang sudah dikenal, sedangkan ketika berada di tempat umum siswa harus menghadapi konsumen dengan karakter dan kebutuhan yang beragam.

“Kalau di sekolah lingkupnya hanya bersama siswa dan lingkungan sekolah. Kalau di sini kami berhadapan dengan banyak orang dan konsumen secara langsung. Jadi, memang terasa berbeda,” tuturnya.

Pengalaman serupa dirasakan Karmila Putri Septiani. Ia mengaku sempat merasa gugup ketika harus berhadapan langsung dengan pelanggan.