BOGOR, PENAPENDIDIKAN.ID – Suasana perpisahan siswa kelas VI SDN Karang Tengah 02 Tahun Ajaran 2025/2026 berlangsung berbeda dari kebanyakan sekolah. Mengusung konsep samenan yang sederhana tanpa tradisi saweran, acara tersebut justru menghadirkan nuansa budaya Sunda melalui penampilan kesenian Degung yang memukau para tamu undangan.
Atraksi Degung menjadi pembuka rangkaian upacara adat dalam kegiatan yang digelar di halaman SDN Karang Tengah 02, Kampung Babakan Ngantay, kawasan perbukitan Paniisan. Penampilan itu dibawakan oleh siswa-siswi kelas IV dan V yang tergabung dalam kelompok ekstrakurikuler seni budaya sekolah.
Grup Degung SDN Karang Tengah 02 diasuh oleh Ki Kuswanda dengan pembinaan Kepala Sekolah Umar Sanusi. Para siswa berlatih secara rutin sebagai bagian dari upaya sekolah menanamkan kecintaan terhadap seni dan budaya Sunda sejak usia dini.
Menurut Umar Sanusi, kegiatan ekstrakurikuler Degung telah berjalan aktif sejak Tahun Ajaran 2022/2023. Program tersebut melibatkan siswa kelas IV dan V agar mereka mampu mengenal, mempelajari, sekaligus melestarikan warisan budaya daerah.
"Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan rasa bangga terhadap budaya Sunda kepada generasi muda. Mereka tidak hanya belajar memainkan alat musik tradisional, tetapi juga memahami nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya," ujarnya, Senin (29/6/2026).
Ia menambahkan, kemampuan para anggota grup Degung tidak hanya ditampilkan di lingkungan sekolah. Mereka juga kerap dipercaya mengisi berbagai kegiatan pemerintahan maupun acara wisata di kawasan Sentul City. Salah satunya tampil dalam peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Babakan Madang.
Meski fasilitas latihan masih terbatas karena menggunakan ruang kelas yang mulai mengalami kerusakan, hal itu tidak mengurangi semangat para siswa. Dukungan orang tua serta komitmen pihak sekolah menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus berlatih secara rutin setiap pekan.
Ke depan, SDN Karang Tengah 02 berharap regenerasi anggota grup Degung terus berjalan setiap tahun ajaran. Sekolah juga berkomitmen menjadikan kegiatan ekstrakurikuler seni budaya sebagai wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat sekaligus menjaga kelestarian kearifan lokal Sunda di tengah perkembangan zaman.